MANAJEMEN PELATIHAN BERBASIS LIFE SKILL DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN KESETARAAN PAKET C

Authors

  • Iim Ernawati STKIP Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.22460/empowerment.v3i1p78-91.575

Keywords:

Pelatihan Berbasis Life Skill, Peningkatan Kompetensi

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan antusiasme dan respons masyarakat untuk melanjutkan program pendidikan kesetaraan Paket C yang berbasis life skill.Program ini dipilih karena pertimbangan banyaknya lulusan kesetaraan Paket C yang tidak mempunyai keahlian, angka Droup Out yang tinggi bagi karyawan pabrik.Apabila tidak segera ditangani, dikhawatirkan SDM tidak mampu bersaing dengan sumber daya dari luar daerah. Tujuan penelitian ini diantaranya untuk menjawab; Data Perencanaan, Data Pelaksanaan dan Hasil  Pelatihan Life Skilldalam Meningkatkan Kompetensi Lulusan pada program pendidikan kesetaraan Paket C di PKBM Amanah. Landasan teoritis dalam penelitian ini merujuk beberapa teori yaitu: 1)Teori Pelatihan Berbasis Life Skill merupakan Bagian dari PLS; 2) TeoriPelatihan  Life Skill; 3) Teori Pembelajaran yang Efektif; 4) Teori Kompetensi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus deskriptif. Adapun  teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi literatur dengan harapan dapat menggali lebih banyak informasi mengenai bagaimana perencanaan, pelaksanaan  dan implikasinya terhadap peningkatan kompetensi life skill lulusan kesetaraan Paket C PKBM Amanah. Kendala yang ditemui dilapangan faktor-faktor yang berpengaruh dalam perencanaan pelatihan diantaranya, faktor internal dan faktor external. Dukungan faktor external seperti perusahaan, keluarga dan lingkungan masyarakat sebagai pendorong, penggerak atau motive belajar bagi warga belajar. Sedangkan dukungan internal sebagai salah satu faktor yang berpengaruh dalam membangkitkan kesadaran untuk mengikuti pelatihan masih kurang. Relative masih rendahnya kemampuan tutor menatap rencanaan dalam pembelajaran berbasis life skill, kurangnya  atau belum ada program peningkatan kompetensi bagi para tutor yang diprogramkan oleh pengelola dan juga belum memenuhi harapan karena fasilitas yang kurang memadai.Perlu diadakan pelatihan yang kontinu terencana serta dukungan dan partisifasi pemerintah untuk meningkatkan kompetensi lulusan pendidikan kesetaraan paket C yang terampil dan berkualitas sehingga peserta didik mampu menjadi lulusanyang memiliki kompetensi di berbagaibidangkeahlian. Hal inisebagaibekalhidup di masa yang akan datang, agar para lulusanpaket C benar-benar menjadi manusia unggulan yang dapat menciptakan lapangan kerja.

Downloads

Published

2014-02-28