PENYUSUNAN BAHAN AJAR BERBASIS VLOG DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN CROSS CULTURAL MAHASISWA PGSD IKIP SILIWANGI

Hana Sakura Putu Arga
Galih Dani Septiyan Rahayu
Ronny Mugara

Abstract


ABSTRAK

Indonesia merupakan negara yang beragam dari berbagai aspek baik suku bangsa, bahasa, adat istiadat, dan budaya. Oleh karena itu, keterampilan cross cultural sudah seharusnya dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia. Akan tetapi dalam kenyataannya masih banyak warga yang mempermasalahkan terkait dengan keberagaman dan berujung bentrok atau tawuran. Berdasarkan hal tersebut pada penelitian ini dilaksanakan pembelajaran dengan menyusun bahan ajar berbasis vlog dalam melatih dan meningkatkan keterampilan cross cultural mahasiswa PGSD IKIP Siliwangi. Selain bertujuan melatih dan meningkatkan keterampilan cross cultural mahasiswa penelitian ini juga diharapkan menambah ketersediaan bahan ajar di SD khusunya untuk melatih keterampilan cross cultural. Metode pada penelitian ini adalah metode kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent pretest postest control group desain.populasi dan asmpel pada penelitian ini yaitu mahasiswa PGSD IKIP Siliwangi semester 4 angkatan tahun 2017 dengan jumlah 80 mahasiswa. Instrumen yang digunkan adalah lembar observasi sesuai dengan indikator keterampilan cross cultural. Pengolahan dan analisis data menggunkan bantuan SPSS. Hasil penelitian menjukan pembelajaran dengan penyusunan bahan ajar berbasis vlog dapat meningkatkan keterampilan cross cultur mahasiswa PGSD dan lebih baik dari pada pembelajaran konvensional.

Kata Kunci: bahan ajar, vlog, keterampilan, cross cultural

 

ABSTRACT

Indonesia is a diverse country from various aspects both ethnicity, language, customs, and culture. Therefore, cross-cultural skills should be possessed by every Indonesian citizen. However, in reality, there are still many people who are concerned about diversity and lead to clashes or brawls. Based on this in this study conducted learning by compiling vlog-based teaching materials in training and improving cross-cultural skills of PGSD IKIP Siliwangi students. Besides aiming to train and improve cross-cultural skills, this research student is also expected to increase the availability of teaching materials in elementary schools especially to train cross-cultural skills. The method in this study is a quasi-experimental method with a non-equivalent pretest-posttest control group design. The population and sample in this study are PGSD IKIP Siliwangi students in semester 4 of 2017 with a total of 80 students. The instrument used was an observation sheet in accordance with indicators of cross-cultural skills. Data processing and analysis using SPSS assistance. The results of the study show that learning by preparing vlog-based teaching materials can improve the cross-cultural skills of PGSD students and is better than conventional learning.

Keywords: teaching materials, vlog, skills, cross-cultural


Keywords


bahan ajar, vlog, keterampilan, cross-cultural

References


Arsanti, M. (2018). Pengembangan bahan ajar mata kuliah penulisan kreatif bermuatan nilai-nilai pendidikan karakter religius bagi mahasiswa prodi pbsi, FKIP, Unisulla. Jurnal Kredo Vol. 1 No. 2.

Century, Partnership For 21st, C., Partnership For 21st. (2008). 21st century skills, education, and competitiveness. A resourche and policy guide. Tucson: Partnership For 21st Century.

David, Sondakh, dan Harilama. (2017). Pengaruh konten vlog dalam youtube terhadap pembentukan sikap mahasiswa ilmu komunikasi fakultas ilmu sosial dan po litik universitas sam ratulangi. e-journal Acta Diurna Volume VI. No. 1.

Dunlosky, J., Rawson, K. A., Marsh, E. J., Nathan, M. J., & Willingham, D. T. (2013). Improving Students’ Learning With Effective Learning Techniques: Promising Directions From Cognitive and Educational Psychology. Psychological Science in the Public Interest, 14(1), 4–58. https://doi.org/10.1177/1529100612453266

Febriani, Ririn Nur. (2017, 28 November). Kembali terjadi, tawuran antar pelajar pelajar karena cekcok di medsos. Pikiran Rakyat tersedia di https://www.pikiran-rakyat.com/bandungraya/2017/11/28/kembali-terjadi-tawuran-antarpelajar-karena-cekcok-di-medsos-414748

Johnson, J. P., Lenartowicz, T., & Apud, S. (2006). Cross-cultural competence in international business: Toward a definition and a model. Journal of International Business Studies, 37(4), 525–543. https://doi.org/10.1057/palgrave.jibs.8400205

Levy, Y., & J. Ellis, T. (2011). A Guide for Novice Researchers on Experimental and Quasi-Experimental Studies in Information Systems Research. Interdisciplinary Journal of Information, Knowledge, and Management, 6, 151–161. https://doi.org/10.28945/1373

Mulyasa. (2006). Kurikulum tingkat satuan pendidikan. Bandung: Rosdakarya.

Radio Republik Indonesia. (2018, 3 Desember). Tawuran geng motor di Cimahi, 2 korban luka parah. Radio Republik Indonesia. Tersedia di http://rri.co.id/bandung/post/berita/606336/seputar_jabar/tawuran_geng_motor_di_cimahi_2_korban_luka_parah.html.

Tribun news. ( 2019, 24 Februari). Dua kelompok bermotor di Cimahi bentrok, pemicunya belum diketahui. Tribun news. Tersedia di https://www.tribunnews.com/regional/2019/02/24/dua-kelompok-bermotor-di-cimahi-bentrok-pemicunya-belum-diketahui.

Trisnayanti, W. R. (2017). Efektifitas Implementasi Aktivitas Mengkomunikasikan Berbasis Kepala Bernomor Dalam Meningkatkan Dimensi Proses Kognitif. International Journal of Elementary Education, 1(3), 219–227. https://doi.org/10.23887/ijee.v1i3.10155




DOI: https://doi.org/10.22460/p2m.v6i2p%25p.1454

Article Metrics

Abstract view : 88 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 68 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.