MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA MELALUI PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DI SEKOLAH DASAR KABUPATEN BANDUNG BARAT

Sylvia Rabbani
Agni Muftianti
Gita Anisa Solihat
Nurhayani Nurhayani
Fitriyani Via Ardrya Garini
Ressa Rizkita Ruswina

Abstract


Masalah utama penelitian ini adalah kurangnya kemampuan berfikir kritis siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Bandung Barat. Secara umum, tujuan jangka panjang program penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan berfiikir kritis siswa melalui penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual di Sekolah Dasar Kabupaten Bandung Barat. Secara khusus, target khusus yang ingin dicapai sebagai berikut: : (1). Memberikan pembelajaran yang menyenangkan untuk meningkatkan kemampuan berfikir kritis siswa SD; (2). Memberikan pembelajaran yang menyenangkan dan bisa menginspirasi siswa dan guru-guru SD; (3). Memberikan cara-cara belajar menyenangkan dan bermakna melalui pendekatan pembelajaran kontekstual. Metode yang akan dipakai adalah Kuasi Eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas V di 2 Sekolah Dasar di Kabupaten Bandung Barat yaitu SDN Ciburuy 1 dan SDN Ciburuy 2.


Keywords


pendekatan pembelajaran kontekstual, Kemampuan Berfikir Kritis

References


Alwasilah, C. (2006). Contextual Teaching And Learning. Bandung : Mizan Learning Center (MLC).

Arikunto, Suharsimi (2010), Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik

Cahyono, Budi. (2015). Korelasi Pemecahan Masalah dan Indikator Berfikir Kritis. Jurnal Pendidikan MIPA Vol 5, N0 1 (2015): Jurnal Pendidikan MIPA page, 15-24. Publisher : Sain and Technology Faculty, Walisongo State Islamic University.

Depdiknas Dirjen Pendasmen. (2002). Pendekatan Kontekstual . Jakarta

Depdiknas Dirjen Pendasmen. (2002). Manajemen Peningkatan Mutu sekolah buku 5Pembelajaran dan Pengajaran Kontekstual. Jakarta

Fisher, Alec (2009). Berpikir Kritis Sebuah Penghantar. Jakarta: Erlangga

Kusmaryono. (2011). Keefektifan Pembelajaran Kontekstual Berorientasi Penemuan Berbantuan CD Pembelajaran Dan LKS Pada Materi Bilangan Bulat Di Sekolah Dasar. Makalah Majalah Ilmiah Sultan Agung Vol 50, No 126 (2012). Jurnal Majalah Ilmiah Sultan Agung, Des 2011-Feb 2012. Publisher : Universitas Islam Sultan Agung.

Meltzer. (2002). The relationship Between Mathematics Preparation and Conceptual Learning Gain in Physics : A Posible “Hidden Variable in Diagnostic Pretest Scores”. American Journal Physic.

Prasetyo,B.,dan Lina Miftahul Jannah (2005:160). Metode penelitian kuantitatif: teori dan aplikasi, Jakarta, PT Raja Grafindo Persada.

Puspadewi, dkk. (2014). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Pendekatan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division Pada Mata Pelajaran Pkn Siswa Kelas V Sd N 2 Blahbatuh. e-Jurnal Mimbar PGSD Universitas Pendidikan Ganesha Jurusan PGSD Vol: 2 No: 1 Tahun: 2014.

Redhana, I Wayan. (2003) Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pembelajaran Kooperatif Dengan Strategi Pemecahan Masalah. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran XXXVI. II: 11-21.

Saeed, Sitwat, dan David Zyngier. (2012). How Motivation Influences Student Engagement: A Qualitative Case Study. Journal Of Education And Learning. Vol. 1 No. 2

Santoso, Singgih (2009), Panduan Lengkap Menguasai Statistik dengan SPSS 16.

Jakarta: Elex Media Komputindo.

Sudjana, (2005), Metoda Statistika.Bandung: PT. Mizan Pustaka.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods).Bandung: CV. Alfabeta.

Sukardi. (2003). Metodologi penelitian pendidikan kompetensi dan praktiknya. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.




DOI: https://doi.org/10.22460/p2m.v5i1p1-10.784

Article Metrics

Abstract view : 220 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 78 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.