Mentradisikan Kesantunan Berbahasa: Upaya Membentuk Generasi Bangsa yang Berkarakter

Ika Mustika

Abstract


Pembentukkan karakter menjadi hal yang sangat penting saat ini karena banyak
perilaku bangsa yang dipertanyakan keabsahannya sebagai karakter bangsa terlebih
adanya pergeseran zaman menuju arus globalisasi semakin deras. Kehidupan
berbangsa menjadi semakin kehilangan jatidirinya. Berbagai upaya dilakukan untuk
mengembalikan karakter bangsa tersebut agar kehidupan berbangsa menjadi kukuh
kembali. Salah satu cara melalui penggunaan bahasa yang santun (kesantunan
berbahasa). Bahasa Indonesia saat ini selain sebagai alat pemersatu juga menjadi
jatidiri dan karakter dari bangsa Indonesia. Jatidiri dan karakter ini akan berubah
menjadi kesantunan dalam berbahasa. Kesantunan berbahasa merupakan awal dalam
pembentukkan karakter seseorang yang mencerminkan suatu bangsa. Agar
kesantunan berbahasa ini menjadi tradisi dalam masyarakat Indonesia, maka perlu
upaya pembinaan melalui pembiasaan. Membiasakan diri mematuhi norma-norma
berbahasa akan menjadikan generasi bangsa selalu mematuhi tatanan-tatanan yang
ada pada bahasa Indonesia. Lingkungan pendidikan formal maupun informal dapat
dijadikan sebagai sarana dalam mentradisikan kesantunan berbahasa. Tulisan ini,
menyajikan sebuah pemikiran sederhana mengenai bentuk-bentuk perilaku
kesantunan berbahasa yang dapat diterapkan di lingkungan pendidikan formal
maupun informal.

Kata kunci: Kesantunan Berbahasa, Generasi yang Berkarakter


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.22460/semantik.v2i1.p1%20-%2011

Article Metrics

Abstract view : 335 times
PDF - 3529 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.