PENGARUH PENDEKATAN SAVI TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN PENALARAN MATEMATIKSERTA KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP

Haerudin Haerudin

Sari


SAVI kepanjangan dari Somatis, Auditori, Visual, dan Intelektual merupakan sebuah pendekatan dalam pembelajaran yang diharapkan mampu memberikan kontribusi yang baik dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan penalaran matematik serta kemandirian belajar siswa SMP. Dalam pendekatan SAVI seluruh indera dipergunakan dalam belajar. Kemampuan mendengar, membaca, menyimak, merefleksi diri, mengatakan sesuatu, melakukan tindakan, dan mempergunakan intelektual merupakan bagian penting dari pendekatan SAVI. Dengan kemampuan tersebut, akan memudahkan siswa dalam mengkomunikasikan matematika, menggunakan daya nalarnya sehingga mudah difahami dan akhirnya akan menumbuhkan rasa kemandirin belajar yang tinggi.

Kata Kunci : Pendekatan SAVI, Komunikasi Matematis, Penalaran Matematis, Kemandirian Belajar

 

SAVI stands for Somatic, Auditory, Visual, and Intellectual is an approach to learning that is expected to give a good contribution in an effort to improve communication skills and mathematical reasoning, the independence of junior high students. In all senses SAVI approach used in the study. Listening skills, reading, listening, reflection, say something, take action, and use the intellectual is an important part of the SAVI approach. With these capabilities, will allow students to communicate mathematics, using the power of reason that is easily understood and will ultimately foster a high sense of independent learning.

Key words : SAVI Approach, Mathematical Communication, Mathematical Reasoning, Learning Independence


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 License.