PERSIAPAN KARIR MANTAN ANAK JALANAN DI PANTI PELAYANAN SOSIAL ANAK “MANDIRI†KOTA SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.22460/q.v3i3p64-71.1402Keywords:
Kata Kunci, Persiapan Karir mantan Anak Jalanan.Abstract
Penelitian ini di latar belakangi oleh anak jalanan yang memilih hidup di jalanan, di Semarang banyak anak-anak yang hidup di jalanan karena faktor ekonomi sehingga anak putus sekolah yang mengakibatkan anak   memilih hidup di jalanan, anak-anak di jalan melakukan banyak aktivitas seperti mengamen,mengemis, dan lainnya. Dari usia mereka yang masih remaja seharusnya mereka masih berada di sekolah untuk penunjang karir dimasa depan, diperlukan tindakan yang berkesinambungan dalam rangka memberi wadah untuk anak jalanan dalam mengembangkan potensi dan memperluaskan ilmu pengetahuan dalam konteks karir, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persiapan karir mantan anak jalanan di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri.
           Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studideskriptif.Subjek penelitian terdiri dari tiga PM (penerima manfaat) dari berbagai kelas keterampilan, tiga guru keterampilan, dan 1 ibu wisma yang menjadi Ibu dari ketiga subjek di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri Kota Semarang.
           Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima tujuan yang mempengaruhi persiapan karir anak jalanan di Panti Pelayanan Sosial Anak Mandiri. Hasil ini dibuktikan dari hasil analisis observasi dan wawancara yang dilakukan pada ketiga subjek dan dapat disimpulkan bahwa persiapan karir ditinjau dari tujuan karir berbeda satu sama lain. PM (penerima manfaat) dengan tujuan karir yang sudah terencana dan mampu mempersiapkan karirnya dimasa depan dibandingkan PM (penerima manfaat) dengan belum mempersiapkan karir dimasa depannya.
           Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan untuk guru keterampilan sebagai intruktur melalui kegiatan keterampilan anak lebih diperhatikan dan lebih diberi dukungan serta dijadwalkan untuk kelas keterampilan agar anak lebih siap untuk menyusun persiapan karir dimasa depan.
References
Basrowi, dan Swandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta : Rineka Cipta.
Hastuti, P. (2005). Petunjuk Pelaksanaan Pelayanan Sosial Anak Terlantar di dalam Panti.Jakarta : Departemem Sosial Republik Indonesia Direktorat Jendral Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Direktorat Bina Pelayanan Sosial Anak.
Ismaya, B. (2015). Bimbingan & Konseling Studi, Karir, dan Keluarga. Bandung : PT Refika Aditama
Kurniasih, I. (2001). Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat dalam Penanganan Anak Jalanan Berbasis Masyarakat.Jakarta : Departemen Sosial Kesejahteraan Anak, Keluarga dan Lanjut Usia.
Sakman.(2016). STUDI TENTANG ANAK JALANAN(Tinjauan Implementasi Perda Kota Makassar Nomor 2 Tahun 2008 tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis, dan Pengamen di Kota Makassar).Jurnal Supremasi. Volume XI Nomer 2.
Shalahudin, O. (2004). Di bawah baying-bayang ancaman. Semarang : Yayasan Satara.
Tohirin.(2012). Metode Penelitian Kualitatuf dalam Pendidikan dan Bimbingan Konseling.Hakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Walgito, . (2010). Bimbingan dan Konseling. Yogyakarta : C.V Andi Offset
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Quanta: Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. Authors who publish with the Quanta Journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.